Umi Zahrok, Apresiasi Para Pejuang Kesehatan Melawan Virus Korona

0
120

POSKOTATV.ID – Umi zahrok anggota FPKB KOMISI E DPRD Provinsi Jawa Timur merasa bangga kepada Para Pejuang Kesehatan ( Para Dokter – Paramedis – Para staff di jajaran Rumah Sakit ) tanpa kecuali. Diantaranya kesiapsiagaan Rumah Sakit Sumber Glagah di Mojokerto.

Sebagaimana disampaikan Dr. Retno Dyah Plt Direktur RS Sumber Glagah Dinas Provinsi Jawa Timur. Bahwa sejak tahun 1952 Rumah Sakit ini awalnya Balai Pengobatan Kusta, Per tahun 2017 sebagai Rumah Sakit Umum dan tetap menangani penyandang kusta dengan Misi ‘pelayanan medis yang efektif dan efisien “

Adapun Kesiapsiagaan RS Sumber Glagah dalam hal pencegahan dan penanggulangan Covid-19 diantaranya (1) Membentuk TIM Covid 19. ( 2) Menyapkan Alat Perlindungan Diri / APD. (3) Petugas layanan yang langsung pada ODP dan PDP. (4) Ada tim edukasi.

Sebagai unit pelayan publik kami selalu siap melayani secara medis ragam status ( baik ODR, ODP maupun PDP ). ODR atau Orang Dalam Resiko adalah orang sehat tapi berisiko, kita semua di sini termasuk ODR maka harus waspada suays tidak menjadi transmiter lokal. ODP atau Orang Dalam Pengawasan di edukasi di pantau sampai 14 hari, ODP bisa menigkat menjadi PDP ( pasien dalam pengawasan ).

Ditegaskan Umi Zahrok, bahwa Para Dokter – Para medis dan seluruh jajaran di Rumah Sakit sebagai ujung tombak melawan Covid-19 tidak sedikitpun merasa canggung dan cemas untuk melayani seluruh pasien dengan segala resikonya.

Oleh karenanya perlu memberi apresiasi dan Reward walaupun Para Dokter / Para medis sebagai pejuang tanpa pamrih ini tidak berharap penghargaan apapun karena panggilan kemanusiaannya yang sangat tinggi, semoga ALLAH SWT melindunginya, amin tutp Umi Zahrok.

Mari cegah bersama-sama penyebaran covid-19 dg turut serta melakukan Isolasi Mandiri diantaranya ;

1. Selalu memakai masker dan membuang masker bekas di tempat yang ditentukan.
2. Jika sakit (ada gejala demam, flu dan batuk), maka tetap di rumah. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat.
3. Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari transportasi publik. Beritahu dokter dan perawat tentang keluhan dan gejala, serta riwayat bekerja ke daerah terjangkit atau kontak dengan pasien COVID-19.
4. Selama di rumah, bisa bekerja dari rumah. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga.
5. Lakukan pengecekan suhu harian, amati batuk dan sesak nafas. Hindari pemakaian bersama peralatan makan dan mandi dan tempat tidur.
6. Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih, serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan lakukan etika batuk dan bersin.
7. Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan desinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi (± 15-30 menit).
8. Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit berlanjut seperti sesak nafas dan demam tinggi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Penulis anggota FPKB DPRD Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here